PEMANFAATAN
TEKNOLOGI DIGITAL PADA UMKM UNTUK MENGGAPAI PELUANG DI E-COMMERCE
Oleh
: Davita Dwi Rahma(235211116)
Dalam
era perkembangan teknologi digital yang sangat pesat ini dunia bisnis telah
bertransformasi. Metode lama dalam menjalankan suatu perdagangan sudah jarang
lagi dipakai untuk menjadi satu satunya cara berdagang. Metode ini melibatkan
banyak kemampuan tentang bagaimana teknologi dapat mendukung berbagai inovasi
dagang, pertumbuhan dan pengembangan yang awalnya menggunakan metode
konvensional menjadi menggunakan metode yang modern. Dengan terciptanya
teknologi yang seperti sekarang ini Masyarakat luas banyak yang bergantung pada
setiap kecanggihan teknologi yang sedang mereka gunakan. Ini juga mempengaruhi
pemikiran mereka menjadi lebih terbuka dan meluas. Perkembangan teknologi
memberi pengaruh besar bagi usaha kecil dan menegah atau biasa disebut dengan
UMKM untuk tumbuh dan mampu bersaing di pasar global untuk zaman sekarang. Teknologi
digital sekarang banyak jenisnya seperti e-commerce, pemasaran digital, dan
pemasaran internasional. System online ini memberikan akses kepada para usaha
pedagang UMKM untuk membuka peluang yang besar bagi dirinya untuk memasarkan
produknya ke dunia pasar yang lebih luas lagi.
Banyak
UMKM di daerah pedesaan yang kecil banyak yang belum bisa memanfaatkan
penggunaan teknologi digital dengan baik, padahal justru dengan teknologi bisa
mempermudah mereka para pelaku umkm untuk memasarkan produknya. Sayangnya
banyak factor yang menyebabkan para umkm di pedesaan ini belum menggunakan
teknologi digital degan baik seperti kurangnya wawasan tentang teknologi,
rendahnya Pendidikan yang didapat, kurangnya motivasi bahwa berdagang dengan
teknologi bisa mendapatkan hasil yang lebih besar, dan keterbatasan menggunakan
internet dan teknologi secara baik. Seiring berjalannya waktu, internet telah
menjadi bagian dari kehidupan seluruh Masyarakat di Indonesia, dan dari sekian
banyak fitur online yang tersedia untuk memudahkan para UMKM berdagang itu
secara tidak langsung memberikan energi perkembagan yang positif bagi setiap
UMKM karena mereka bersaing dengan sehat sesuai dengan platform yang
doigunakan. Sebagia besar UMKM secara langsung akan semakin berkembang dari
yang awalnya hanya umkm konvensional menjadi UMKM dengan Perusahaan dagang yang
lebih besar dan bahkan lebih baik lagi untuk meningkatkan reputasi industry
perdagangan di Indonesia.
Para
UMKM ini dapat mengambil langkah awal untuk melakukan promosi dagang melalui
media sosial, iklan online, dan situs situs online yang dapat menjadi peluang
promosi. Bisa dengan cara menggunakan pemasaran dengan gambar iklan yang manrik
dengan warna yang menonjol tapi simple untuk membuat desain yang menarik bagi
para audiens. Mereka dapat mencapai para audiens yang lebih luas lagi
dibandingkan dengan pemasaran konvensional. Dengan dapat mencapai audiens yang
besar dapat mengubah para UMKM untuk menargetkan pasar mereka dengan keuntungan
besar dan dengan strategi yang tepat para UMKM ini dapat membangun citra produk
mereka menjadi lebih kuat dan menarik minat konsumen dengan lebih efektif dan
efisien.
Semakin
meluasnya jaringan akses internet dan teknologi digital, para UMKM memiliki
akses yang lebih besar juga untuk mendapatkan pelanggan dari berbagai penjuru
daerah, tidak hanya penjuru daerah saja tetapi juga bisa sampai ke penjuru
dunia jika dapat memanfaatkan penggunaan teknologi digital dengan baik dan
maksimal. Era digital ini juga mengubah cara para UMKM berkomunikasi dengan
para pelanggan yang dulu hanya berbicara secara secara langsung sekarang
berubah menjadi berbicara dalam chat di dalam aplikasi digital yang digunakan. Teknologi
digital ini merujuk pada semua perangkat elektronik dan internet untuk
memproses dan menyimpan berbagai data, seperti unternet, media sosial, dan
berbagai aplikasi e-commerce dengan system pembayaran digital yang telah
membuka akses bagi para UMKM untuk lebih mudah lagi nmelakukan kegiatan
perdagangan jual beli.
Bentuk
pemanfaatan yang popular sekarang di Indonesia adalah penggunaan platform
e-commerce yang secara langsung dapat menjual seluruh produk melalui internet
tanpa harus memiliki toko berwujud fisik. E-commerce seperti Shoope, Bukalapak,
Tokopedia dan Lazada memberi banyak sekali peluang yang besar bagi para UMKM
untuk lebih lagi menggunakan platform itu dengan sangat baik dan bijak, tidak
hanya meningkatkan audiens yang luas tetapi juga dapat memberi kesempatan bagi
para pembeli di luar negeri untuk membeli produk dalam negeri tanpa dating ke
Indonesia. Proses pembayaan yang cepat dan semakin mudah memungkinkan juga
untuk meningkatkan pembelian kepada para konsumen yang membeli, tidak hanya
mudah tetapi pembayaran elektronik juga pembayaran yang aman karena di awasi
langsung oleh OJK.
Tidak
hanya e-commerce yang berkembang pesat untuk para UMKM tetapi juga ada berbagai
platform media sosial yang dapat digunakan untuk para UMKM melakukan kegiatan
promosi seperti dalam promosi di Instagram, Facebook, Twitter dan yang paling
viral sekarang adalah berjualan di TikTok. Dengan jumlah pengguna dan peminat
yang sangat besar dapat memberikan kesempatan bagi para UMKM untuk membangun
interaksi langsung kepada konsumen dengan cara siaran langsung dan memberikan
biaya yang relative rendah karena biasanya harga akan otomatis diberikan
subsidi oleh setiap platform online yang digunakan. Media sosial juga dapat
digunkan untuk dimanfaatkan para UMKM untuk mrnggunakan jasa influencer atau
content creator sebagai alat untuk mempromosikan produk mereka secara gamblang
dan real karena para influencer yang digunakan sudah pasti influencer yang
memiliki pengikut dengan jumlah yang besar dan dipercaya oleh msyarakat untuk
dapat membeli produk kita para UMKM. Produk ini akan lebih diketahui oleh para
audiens yang mungkin tidak takan terjangkau melalui pemasaran konvensional.
Sekarang
para UMKM bisa lebih efisien waktu dengan adanya teknologi digital ini, para
UMKM tidak perlu men-stok bang berulang ulang di toko fisik secara berulang
ulang kali karena mereka hanya tinggal mengemas barang sesuai pesanan yang di
onlinekan saja. Proses pengemasan barang secara konvensional membutuhkan waktu
yang lama terutama jika volume pesanan meningkat, jadi para UMM bisa
mengubahnya dengan cara system pre order agar barang tetap terbungkus dengan
rapi, tidak rusak dan sesuai dengan standar yang diminta oleh konsumen. Tidak
hanya tentang pengemasan tetapi dengan memanfaatkan teknologi digital secara
baik juga bisa membuka toko online secara 24 jam sepanjang waktu untuk
memberikan kemudahan bagi para konsumen untuk mmebeli diwaktu kapan saja dan Dimana
saja.
Dengan
menggunakan berbagai platform digital seperti berbagai e-commerce dan media
sosial pasti akan melakukan pembayaran digital seperti GoPay, OVO, DANA, dan
berbagai m-banking. Menggunakan aplikasi tersebut sangat mudah hanya dengan
perlu memasukkan nominal sejumlah harga
yang harus dibayarkan. Sekarang juga bisa membayar dengan fitur QRIS yaitu
dengan meng scan barcode yang telah disediakan oleh para penjual di e-commerce.
Berbagai system pembaytaran digital
tersebut akan memberikan kemudahan bagi kedua belah pihak karena proses
transaksi menjadi lebih aman, cepat, praktis. Penggunaan pembayaran digital ini
akan memudahkan UMKM untuk mengelola keuangan karena setiap uang yang msuk di
rekening UMKM aka nada penulisan harga disetiap barang yang telah dibeli oleh
konsumen. Bisa juga melakukan pencatatan transaksi secara otomatis dan bisa
melacak pendapatan serta pengeluaran uang dengan mudah.
Terkadang
bisnis dapat kesulitan dalam menilai dan memilih tekbologi sesuai dengan
kebutuhan dan tujuan dari awal. Perubahan terus menerus dapat membuat para UMKM
merasa tertinggal dan tidak mampu untuk mengikuti perkembangan trend terbaru,
yang dapat mengurangi daya saing pasar diantara mereka. Kesenjangan
keterampilan juga akan mempengaruhi kepercayaan diri yang telah dimiliki para
UMKM di awal perjalanan berdagang online. Mungkindapat kesulitan menemukan
partner kerja yang memiliki keterampilan dan pemnafaat teknologi yang bail, hal
ini dapat menghambat kemampuan yang dimiliki untuk memanfaatkan teknologi
secara optimal untuk pertumbuhan yang maju terus menerus. Ketikpastian
perkembangan teknologi juga merupakan tantangan yang berat ubntuk para UMKM karena
apapun yang terjadi harus Bersiap untuk menghadapi perubahan yang tidak terduga
akan terjadi. Semua ini memerlukan sikap adaptasi yang cepat terhdap setiap
perubahan lingkungan bisnis yang disebabkan oleh kemajuan tekbnologi.
Para
UMKM akan melalui fase Dimana mereka dititik tidak percaya dengan kemudahan
teknologi digital yang telah digunakan, seperti akan munculnya pertanyaan
bagaimana jika aplikasi tersebut hilang, uang yang masuk tersebut hilang dan
banyak lagi contoh kekhawatiran para penjual UMKM yang baru menggunakan
aplikasi e-commerce dan media sosial. Para UMKM trersebut dapat mengatasi
berbagai kekhawatiran tersebut dengan menggunakan pemanfaatan teknologi cloud
dan system manajemen bisnis seperti Enterprise Resource planning (ERP) yang
dapat membantu para UMKM dalam mengelola berbagai macam operasional bisnisnya.
Teknologi cloud ini memungkinkan data bisnis para UMKM disimoan secara aman dan
dapat diakses secara berkala dan Dimana saja. Itu dapat menjamin para UMKM tanpa
ragu mengepakkan sayap lebih luas lagi untuk memiliki cabang atau dengan
bekerja sama dengan berbagai system distribusi yang luas. System ERP ini
membantu banyak para UMKM untuk mengelola berbagai bisnis yang dimiliki seperti
keuangan, penjualan, pemasaran dan platform yang digunakan untuk bepromosi.
Selain untuk membantu mengelola ERP ini juga membantu para UMKM untuk
meningkatkan operasional poenjualan dan mengurangi risiko kesalahan dan membuat
Keputusan bisnis berdasarkan analisis data penjualan.
Di
era pasar online atau e-commerce tidak hanya menjual di berbagai daerah tetapi
juga memberi peluang hingga dapat berkembang dan meningkatkan daya saing di
pasar global seperti dengan adanya platform e-commerce internasional seperti
Amazon, ebay dan Alibaba. Produk produk yang dipasarkan oleh UMKM dapat dijual
ke konsumen berbagai negara di seluruh oenjuru dunia dengan sangat mudah.
Selain dapat dijual sampoai ke luar negeri juga UMKM dapat memungkinkan untuk
berkomunikasi dengan calon mitra bisnis, para supplier atau berbagai
distributor luar negeri untuk menjangkau lebih luas lagi jaringan pasar mereka.
Ini termasuk kedalam optimalisasi bisnis mereka, dengan bergabung di pasar
internasional itu telah membuktikan bahwa para pelaku UMKM telah mengupgrade
diri tidak hanya skill dalam dirinya tetapi juga skill berjualan untuk sampai
dititik pasar internasional.
Para
pelaku UMKM dapat mengakses informasi pasar dengan mudah untuk menanalisis tren
pasar apa yang sedang booming dan viral, memahami kebutuhan dan perilaku
pelanggan apa yang akan dibutuhkan dan ramai untuk saat ini, agar UMKM dapat
membuat Keputusan yang tepat dalam mengembangkan produk dan berbagai strategi
pemasarannya. Persaingan yang semakin ketat dan kompetitif ini banyak para UMKM
yang lebih mapan dan memiliki sumber daya yang lebih besar, para UMKM lain
harus menghadapi persaingan dengan kemampuan operasional yang seimbang maupun
lebih tinggi. Itu sangat diperlukan untuk menarik lebih banyak lagi para
pelanggan. Di era teknologi digital ini kolaborasi dengan pihak eksternal
seperti konsumen, pemasok dan mitra bisnis juga sangat dibutuhkan. Ini semua
memungkinkan para pelaku UMKM dapat mengakses lebih banyak lagi sumber daya,
berbagai risiko yang akan terjadi, dan meningkatkan jangkauan pasar menjadi
lebih mendunia lagi. Dengan memiliki hubungan strategis tersebut akan
memunculkan berbagai pertukaran ide dan inovasi kreatif yag lebih besa lagi.
Dari
penjelasan diatas dapat ditarik Kesimpulan bahwa pemanfaatan teknologi digital
dalam e-commerce dan media sosial memberikan peluang yang besar bagi para pelaku UMKM untuk berkembang dan
bersaing dipasar yang semakin lebar terbuka dan bersaing dengan kompetitif.
Dengan memanfaatkan pemasaran digital ini, system pembayaran akan berubah
menjadi pembayaran digital (online), serta alat manajemen bisnisnya berbasis
teknologi digital terbaru. UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan
memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing mereka dengan para UMKM
yang lain. Namun, tetap ada beberapa tantangan dan kendala yang terjadi seperti
keterbatasan sumber daya, kurangnya keterampilan digital, minimnya pendidikan
bagi para UMKM pedesaan itu masih menjadi hambatan utama yang perlu diatasi.
Maka dari itu, para pelaku UMKM
membutuhkan dukungan belajar teknologi dari diri sendiri serta dorongan
luar seperti tidak dipungkiri bahwa perkembangan teknologi sekarang semakin
maju dan meningkat. Pemanfaatan platform e-commerce dan media sosial yang ada
sangat penting agar UMKM dapat meraih lebih banyak lagi peluang dan
mengoptimalkan teknologi dalam dunia e-commerce dan media sosial. Namun tetap
perlu diingat bahwa keberhasilan dalam e-coommerce tidak hanya tergantung pada
teknologi, tetapi juga pada kualitas produk, pelayanan yang baik, dan pemahaman
yang mendalam tentang kebutuhan konsumen.
DAFTAR PUSTAKA
(Adhie thyo priandika 2023)(Firdausya and Ompusunggu 2023)(Yulistiawan et al. 2024)(Slamet et al. 2017)(Riau 2024)(Aziza 2023)Adhie thyo priandika, M.Kom.
2023. “TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MENSEJAHTERAKAN UMKM: PELUANG DAN TANTANGAN
DALAM ERA DIGITAL.” fakultas teknik dan ilmu komputer universitas teknokrat
indonesia.
https://ftik.teknokrat.ac.id/teknologi-digital-untuk-mensejahterakan-umkm-peluang-dan-tantangan-dalam-era-digital/
(November 19, 2024).
Aziza, Nurul. 2023. “PEMANFAATAN
TEKNOLOGI DIGITAL DALAM DUNIA USAHA.” media sains indonesia.
https://www.researchgate.net/publication/374477021_PEMANFAATAN_TEKNOLOGI_DIGITAL_DALAM_DUNIA_USAHA
(November 19, 2024).
Firdausya, Lily Zahra, and Dicky Perwira
Ompusunggu. 2023. “Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Di Era Digital Abad
21.” Tali Jagad Journal 1(1): 16–20.
Riau, Universitas. 2024. “Analisis
Penggunaan E-Commerce Bagi UMKM Di Era Digital Dicha Putri Rezkia Bidang ,
Salah Satunya Bidang Ekonomi . Munculnya Perdagangan Elektronik Atau Bisa
Disebut Di Kalangan UMKM . Daftar E-Commerce Yang Paling Sering Digunakan Oleh
UMKM Di Indonesia.” 1(1).
Slamet, Rachmat et al. 2017. “Strategi
Pengembangan Ukm Digital Dalam Menghadapi Era Pasar Bebas.” Jurnal Manajemen
Indonesia 16(2): 136.
Yulistiawan, Bambang Saras, Bayu
Hananto, Catur Nugrahaeni PD, and Lusia Handayani. 2024. “Pemanfaatan Teknologi
Digital Dalam Upaya Meningkatkan Daya Jual Produk UMKM.” Jurnal Abmas Negeri
(JAGRI) 5(1): 141–49.
Komentar
Posting Komentar