How to do Business Ethically?
How
to do Business Ethically? by Widi Fadilla Maharani (235211152)
Kita
tahu dalam menjalankan bisnis atau mendirikan sebuah perusahaan bukanlah suatu
hal yang mudah. Bukan hanya sekedar modal, sumber daya
manusia,material,metode,pasar. Ada satu hal yang sangat penting dan sering kali
kita lupakan. Apakah itu? Ya, jawabannya adalah etika.
Etika
bisnis adalah tata cara atau sikap dalam mengelola suatu bisnis, bersifat
menyeluruh dan mencakup norma sosial, norma ekonomi, atau yang lainnya. Etika
bisnis adalah kunci agar perusahan dapat berkembang dan kuat.Etika bisnis juga
relevan untuk berbagai perusahaan (Surajiyo & Dhika, 2024).
Di dunia bisnis,banyak diantara kita yang hanya fokus dengan laba, target
pasar, angka-angka. Padahal etika bisnis jauh lebih berharga daripada itu
semua.
Menjalankan
bisnis dengan etika bisa menjadi peluang untuk perusahaan dan untuk mejaga nama
baik perusahaan. Dengan menerapkan etika bisnis dalam perusahaan maka citra perusahaan
juga akan menjadi bagus. Dengan etika memungkinkan sebuah perusahaan untuk
bekerja sama dengan perusahaan yang lain atau dengan pasar yang lebih
luas.Kenapa? karena mitra,klien,pelanggan,dan karyawan lebih cenderung setia
dengan bisnis yang berintegritas.Contoh perusahaan yang adil dalam mengambil
keputusan dan memikirkan dampak dari keputusan tersebut, transparan dalam
komunikasi, bertanggung jawab terhadap karyawan. Tentunya dengan prinsip itu
semua perusahaan akan lebih dihargai oleh karyawannya dibandingkan dengan perusahaan
yang lebih mencari untung.
Perusahaan
yang menerapkan etika bisnis bisa menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan
produktif. Saat perusahaan memperlakukan karyawan dengan baik dan secara adil
tentunya karyawan tersebut akan merasa dihomati sehingga ia akan memberikan
kontribusi penuh dan kinerja yang
terbaik terhadap perusahaan. Etika yang dimiliki perusahaan juga berdampak
terhadap reputasinya, dengan itu pastinya akan menarik lebih banyak mitra atau
klien yang ingin berinvestasi/bekerja sama dengan perusahaan tersebut.
Jadi,sebagai
pemilik perusahan jangan sampai ragu Ketika akan menerapkan prinsip etika
bisnis ini walaupun hasilnya tidak langsung terlihat namun dampaknya
pelan-pelan akan terasa bahkan bisa sampai jangka panjang. Siapa yang tidak
ingin menjalankan bisnis yang bukan hanya untung dalam keuangan tetapi juga
berkesan untuk banyak orang?
Bisnis
yang beretika diibaratkan sebuah Kompas moral dalam nenjalankan usaha. Dengan
beretika kita bukan hanya mencari untung,tetapi juga membangun kepercayaan,nama
baik,dan hubungan yang berkelanjutan dengan berbagai pihak.
Nah
di bawah ini saya akan memberikan cara menerapkan etika bisnis dalam sebuah Perusahaan.
Langkah-langkah
Menerapkan Etika Bisnis dalam Perusahaan
1. Jujur
adalah Dasar Segalanya
Perusahaan
yang beretika selalu jujur dengan mitra binis,pelanggan, dan karyawan.Hal ini
akan berdampak baik bagi perusahaan.Contoh kejujurannya adalah
-
Transparansi dalam
pelaporan keuangan dan pengambilan keputusan.
-
Menyampaikan informasi
produk atau pelayanan dengan jelas tanpa manipulasi.
-
Tidak membuat janji-janji
yang tidak realistis dengan klien atau karyawan.
2. Membuat
Kode Etik untuk Perusahaan
Kode
etik yaitu panduan tertulis yang berisi prinsip,nilai, dan standar perilaku
peruusahaan.Kode etik ini menjadi acuan dalam menjalankan job desk mereka di
perusahaan. Kode etik ini bisa disosialisasikan dari struktur perusahaan yang
paling bawah sampai yang paling atas/berlaku untuk semuanya.
3. Menciptakan
Lingkungan Kerja yang Adil dan Aman
Apabila
perusahaan ingin menerapkan etika bisnis maka dengan memberikan perhatian besar
terhadap kesejahteraan karyawan.
-
Memberikan gaji yang adil
sesuai standar perusahaan
-
Tidak diskriminasi
terkait gender,suku,agama,ras,atau yang lainnya.
-
Menjamin keselamatan
kerja dengan memberikan pelatihan/seminar yang difasilitasi oleh perusahaan.
4. Menjalankan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Tanggung
jawab disini diartikan peduli pada dampak praktik terhadap masyarakat. Tanggung
jawab sosial adalah komitmen suatu perusahaan untuk memberikan dampak yang
positif bagi linngkungan juga atau seluruh pemangku kepentingan di luar tujuan
utama mencari keuntungan.CSR bisa menciptakan hubungan yang baik antara perusahaan
dengan masyarakat sekitarnya/komunitas di sekitar perusahaan tersebut.(Faisal, Ahmad, 2024)
-
Perusahaan bersedia
mengelola limbah produksi secara berkala.
-
Mengurangi emisi karbon
dan mendukung energi terbarukan
-
Bertanggung jawab
menjalankan bisnis secara berkelanjutan dan menciptakan lapangan pekerjaan
untuk masyarakat di sekitar perusahaan.
5. Menjaga
Kerahasiaan Informasi
Kerahasiaan
informasi perusahaan yaitu upaya menjaga data atau informasi penting perusahaan
agar tidak disalahgunakan oleh puhak yang tidak berwenang.Contohnya seperti
data diri karyawan,strategi bisnis perusahaan, laporan-laporan,dll.Jika
informasi yang penting ini bocor maka perusahaan akan kehilangan keunggulan di
pasar bahkan reputasi juga akan berdampak (redaksi, 2023) . Bagaimana cara
menjaga rahasia informasi tersebut?
-
Website atau situs milik perusahaan
harus di batasi untuk penggunaannya.
-
Merekrut SDM yang unggul
dalam mengelola informasi perusahaan.
-
Fitur keamanan enkripsi
yang canggih dan memadai.
-
Membuat password dengan
sandi yang kuat dan sangat rahasia.
Bisnis yang beretika bukan hanya tentang melakukan hal
yang benar, namun tentang menciptakan nilai yang lebih besar bagi semua pihak
yang terlibat. Dengan berprinsip secara jujur, adil, dan bertanggung jawab,
perusahaan tidak hanya dapat membangun reputasi yang kuat namun juga membuka
peluang yang tiada habisnya.
Di
zaman sekarang ini, pelanggan, karyawan, dan mitra bisnis semakin sadar akan
pentingnya etika. Oleh karena itu, perusahaan yang mampu menanamkan etika dalam
segala aspeknya akan menjadi pemenang sesungguhnya dalam pasar yang kompetitif.
Komentar
Posting Komentar