DAMPAK DISRUPSI TEKNOLOGI DALAM ETIKA BISNIS

DAMPAK DISRUPSI TEKNOLOGI DALAM ETIKA BISNIS

 oleh Mita Ima Nurpajri (235211124)


Pengertian Disrupsi

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyatakan bahwa disrupsi berarti suatu hal yang tercabut dari akarnya. Secara harafiah, disrupsi didefinisikan sebagai fenomena ketika banyak perubahan yang terjadi, membawa sistem lama menjadi sistem baru. Disrupsi dapat didefinisikan sebagai inovasi atau metode baru yang menggantikan metode lama. Istilah disrupsi mengacu pada perubahan yang signifikan dan mendalam karena inovasi, pengenalan teknologi baru, perubahan penting dalam proses produksi atau distribusi, pergeseran nilai, perubahan dalam cara konsumen bertindak, dan sebagainya. (Rosyda Nur Fauziyah, 2021).

Disrupsi Teknologi

Menurut (Aprilia & Subiyantoro, 2022) perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat dan luas telah menghasilkan realitas baru yaitu jarak tidak lagi berarti dan dunia menjadi semakin praktis. Era disrupsi memiliki efek yang signifikan pada lingkungan sehari-hari, yang berdampak pada gaya hidup. Ketika digitalisasi meningkat dan informasi lebih mudah diakses, perusahaan di seluruh dunia menghadapi tantangan baru untuk mempertahankan standar etika bisnis. (Leoisgi et al., 2024) menyatakan bahwa etika teknologi informasi harus mempertimbangkan empat hal utama: privasi, akurasi, properti, dan aksesibilitas. Dalam era disrupsi, hal-hal ini semakin penting karena teknologi memungkinkan pengumpulan, penyimpanan, dan penyebaran data dalam skala yang belum pernah terlihat sebelumnya. Meskipun teknologi informasi telah mempercepat pertukaran dan penyebaran informasi, juga ada masalah etika yang perlu dipertimbangkan. Di tengah ancaman cybercrime yang meningkat, (K. C. Laudon, 2011) juga menekankan betapa pentingnya keamanan informasi untuk menjaga integritas bisnis.

Contoh Disrupsi Teknologi

Perkembangan teknologi digital dikenal sebagai revolusi industri 4.0, dan peningkatan penggunaan Internet of Things (IoT) telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia (Rosyda Nur Fauziyah, 2021). Adapun contoh disrupsi teknologi antara lain:

1.    Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan

Suatu teknologi yang dapat ditemukan, diingat, dan disajikan secara cermat oleh perangkat digital seperti komputer. Sejumlah data diolah untuk memutuskan, merumuskan, dan mempertimbangkan cara menyelesaikan masalah.

2.    Big data and Quantum Computing

Pencarian data menjadi lebih cepat, praktis dan efisien menggunakan big data. Serta tekonologi komputasi kuantum yang saat ini dalam tahap pengembangan, akan segera menguasai berbagai kebutuhan data digital.

3.    Blockchain

Teknologi yang dikenal sebagai blockchain, atau blok transaksi digital, memungkinkan distribusi dan verifikasi transaksi kemudian secara mandiri menciptakan suatu blok, menghindar dari pengaruh bank dan kurs konvensional. Karena memiliki kemampuan untuk memutus rantai pihak ketiga, blockchain ini dianggap lebih menguntungkan dan lebih aman. Bitcoin dan kripto adalah contoh blockchain yang saat ini menjadi transaksi mata uang digital yang paling populer.

Masalah Etika yang Harus Dihadapi

1.    Kejahatan Dunia Maya (Cybercrime)

Serangan dunia maya seperti ransomware, phishing, dan peretasan merusak reputasi dan kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu, untuk menjaga sistem dan data Perusahaan harus memperhitungkan jumlah uang yang mereka habiskan untuk investasi dalam keamanan siber dan tetap waspada terhadap ancaman terbaru.

2.    Kerahasiaan dan Keamanan Data

Risiko pelanggaran data dan serangan siber meningkat seiring dengan jumlah data yang dikelola suatu perusahaann.

3.    Hak Privasi

Kekhawatiran tentang hak privasi individu muncul karena pengumpulan data yang signifikan.

Cara Mengatasi Permasalahan Etika yang Timbul

1.     Mengembangkan Kebijakan Etika Dan Keamanan Data

Sangat penting dalam membuat dan menerapkan kebijakan yang kuat untuk etika dan keamanan informasi, yang mencakup kerahasiaan data, hak untuk melindunginya, dan tanggung jawab sosial perusahaan.

2.    Berinvestasi Dalam Teknologi Keamanan

Memberi sumber daya yang cukup untuk teknologi keamanan tingkat lanjut seperti enkripsi data, sistem deteksi ancaman, dan infrastruktur keamanan jaringan.

3.     Tanggung Jawab Sosial

Membangun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mengutamakan pelatihan, juga perlunya pelatihan ulang karyawan karena teknologi baru dan otomatisasi.

Kesimpulan

Menunjukkan bahwa era disrupsi yang disebabkan oleh kemajuan teknologi informasi memiliki dampak yang signifikan terhadap etika bisnis dan aksesibilitas informasi. Hal ini menghasilkan tantangan baru untuk menegakkan prinsip-prinsip etika, seperti kerahasiaan dan keamanan data, hak perlindungan data. Perusahaan harus membuat kebijakan yang kuat dan jelas untuk melindungi data pelanggan dan akses yang tidak sah serta menjaga privasi mereka.

Perusahaan juga harus mengimbangi manfaat teknologi dengan tanggung jawab sosial, terutama dalam hal mengatasi dampak otomatisasi terhadap tenaga kerja. Untuk melawan ancaman kejahatan siber, investasi lebih lanjut dalam keamanan siber dan perlindungan kekayaan intelektual juga sangat dibutuhkan demi bertahan dan terus berkembang di era disrupsi.

Daftar Pustaka

Aprilia, A., & Subiyantoro, S. (2022). Peluang dan Tantangan : Bisnis di era disrupsi industri. Jurnal Eduscience, 9(2), 377–387. https://doi.org/10.36987/jes.v9i2.2820

K. C. Laudon. (2011). Management information systems. https://openlibrary.org/books/OL32773265M/Management_information_systems#reader-observations

Leoisgi, N., Sihombing, K. S., Wijaya, M. A., Ramdan, R., Yanti, R. D., & Sari, D. W. (2024). ETIKA BISNIS DAN AKSESIBILITAS INFORMASI ANALYZE THE IMPACT OF THE ERA OF DISRUPTION ON IMPLEMENTATION BUSINESS ETHICS AND INFORMATION ACCESSIBILITY.

Rosyda Nur Fauziyah. (2021). Disrupsi Teknologi: Pengertian, Penyebab, Contoh, Manfaat. Gramedia.Com. https://www.gramedia.com/best-seller/disrupsi-teknologi/

Salim, M. P. (2023). Disrupsi adalah Tercabut dari Akarnya, Pahami Dampak Positif dan Negatifnya. Liputan6.Com. https://www.liputan6.com/hot/read/5343697/disrupsi-adalah-tercabut-dari-akarnya-pahami-dampak-positif-dan-negatifnya?page=3

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Etika Bisnis Islam di Era Digital dalam Membangun Kepercayaan pada Platform E-Commerce

KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM

Etika Bisnis Islam dalam Era Digital: Privasi, CSR, dan keberlanjutan di E-Commerce