Krisis Etika dalam Bisnis Online

 Essai tentang Krisis Etika dalam Bisnis Online 


Oleh

Amanda Rachma Yunissa


Program Studi Manjaemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Universitas Islam Uin Raden Mas Said Surakarta 


Di dalam melakukan bisnis tentunya etika wajib diterapkan sebagai acuan. Binis yang beretika adalah bisnis yang memperhatikan nilai-nilai dan norma. Etika sendiri dapat diartikan sebagai sikap,cara berpikir, kebiasaan, adat, akhlak, perasaan, dan kesusilaan. Jadi etika berarti prinsip, norma, dan standar perilaku yang mengatur individu maupun kelompok untuk dapat membedakan apa yang benar dan apa yang salah. Etika dalam bisnis sendiri bertujuan untuk melarang atau mengatur pelaku bisnis dalam melakukan hal yang menyimpang dan seharusnya tidak dilakukan. Hal ini mencakup Tindakan tidak jujur, penipuan, korupsi, dan eksploitasi, yang tentunya menyimpang atau bertentangan dengan nilai-nilai dan norma etika dalam bisnis. Krisis etika sendiri dapat mengakibatkan kerugian bagi individu, masyarakat dan pastinya citra perusahaan. Dalam berbisnis kita akan terikat oleh hukum. Dalam praktek hukum sendiri, banyak kasus yang muncul karena berbisnis, walau terkait erat dengan norma hukum, seringkali masih kita dapati adanya praktik yang melanggar etika dalam berbisnis. Tanpa kita sadari dalam era saat ini, sebenarnya kita menyaksikan banyak pelanggaran etika bisnis yang kita anggap hal biasa dan wajar

Saya akan mengambil kasus Bisnis Online sebagai contoh krisis etika bisnis yang sering terjadi di masa sekarang ini.. Bisnis online merupakan toko daring yang melakukan jual beli seacara online atau tidak bertemu secara langsung melalui perantara seperti handphone/laptop. Pembeli akan melihat barang atau produk dalam bentuk foto/video. Dalam era sekarang ini, belanja online semakin berkembang pesat, sebagai contoh “Shopee, Tokopedia, Lazada”. Dalam berbisnis secara online harus disiapkan secara matang. Dalam berbisnis secara online, pembeli tidak dapat melihat secara langsung produk yang ingin dibeli. Etika sangatlah penting untuk menumbuhkan kepercayaan konsumen terhadap penjual. Banyak kegagalan yang terjadi dalam berbisnis online karena penjual tidak dapat menjaga kepercayaan dari konsumen. Krisis etika dalam bisnis online sendiri terjadi karena pelanggaran etika seperti, penipuan, pencurian ide bisnis, dan memalsukan foto produk Di zaman modern yang serba digital ini, memang sangat sulit untuk dihindari, sehingga harus ad acara/upaya untuk mengurangi pelanggaran etika dalam berbisnis. Tanggung jawab sangat diperlukan seseorang yang akan menjalankan bisnis/usaha, sehingga mereka dapat mengontrol agar tidak melakukan hal-hal diluar aturan. Dengan adanya rasa tanggung jawab tersebut, seseorang akan mampu menjalankan bisnis yang sesuai dengan norma dan aturan terkait dengan etika. Sehingga bisnis yang mereka jalankan akan berlangsung lama dan memiliki kesuksesan. Oleh karena itu, Etika dalam Berbisnis sangat penting untuk diperhatikan. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Etika Bisnis Islam di Era Digital dalam Membangun Kepercayaan pada Platform E-Commerce

KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM

Etika Bisnis Islam dalam Era Digital: Privasi, CSR, dan keberlanjutan di E-Commerce