Prinsip Etika Bisnis 3B
RESUME KELOMPOK 1
muhammad rizqi pradana (235211051)
Aisyah Silvia Febyanti (235211068)
Muhammad Rocky Ultrano (235211060)
Prinsip Etika Bisnis
Prinsip merupakan dasar dari eksistensi sosial kita sebagai makhluk hidup sosial, seperti memberikan bimbingan serta arahan kepada pelaku dan berhubungan dengan masalah-masalah yang meliputi keadilan, pemerataan tugas, dan kebebasan.
Etika memiliki dua pengertian:
a. Etika sebagai moralitas, yaitu berisikan moral dan norma-norma konkret yang menjadi pedoman dan pegangan manusia dalam seluruh kehidupan
b. Etika sebagai refleksi kritis dan rasional, sehingga dapat membantu manusia untuk bertindak secara bebas namun masih dapat dipertanggung jawabkan
Bisnis merupakan suatu organisasi yang menjalankan aktivitas produksi dan penjualan barang maupun jasa yang diinginkan oleh konsumen untuk memperolah keuntungan (profit) yang tinggi
Prinsip dalam Bisnis:
a. Benar, tidak melenceng dari sesuai ajaran agama dan mematuhi aturan undangan-undangan yang diberlakukan oleh pemerintah.
b. Kurup, usaha yang dijalankan sesuai dengan keahlian dan keuntungan yang sesuai dengan jerih payah yang dikeluarkan.
c. Janji, menyampaikan sisi kualitas, harga, dan promosi sesuai dengan kriteria yang dijual.
Prinsip Etika Bisnis
a. kejujuran, merupakan kunci keberhasilan suatu bisnis
b. Otonomi, kemampuan dalam mengambil mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan keselarasan yang baik untuk dilakukan secara bertanggungjawab
c. Keadilan, bahwa setiap orang dalam berbisnis diperlakukan sesuai dengan haknya masing-masing dan tidak ada yang boleh dirugikan.
d. Integritas Moral, merupakan dasar dalam berbisnis, harus menjaga nama baik perusahaan tetap dipercaya dan merupakan perusahaan terbaik.
e. Saling Menguntungkan, menguntungkan antara penjual dan konsumen
cara menciptakan prinsip etika bisnis yang baik itu juga meliputi beberapa hal yaitu:
a. Pengendalian diri, yakni pelaku bisnis dan pihak terkait harus mampu mengendalikan diri agar tidak mengambil sesuatu dalam bentuk apapun dan dari siapa pun.
b. Pengembangan tanggung jawab sosial yakni pelaku bisnis harus dituntut untuk peduli terhadap masyarakat sekitar bukan hanya sekedar mempekerjakan masyarakat disekitar perusahaan.
c. Memperhatikan jati diri dan tidak mudah terombang ambing oleh pesatnya perkembangan informasi teknologi.
d. Menciptakan pesaing yang sehat.
Komentar
Posting Komentar